HomeBisnisYang Perlu Disiapkan Sebelum Menambah Alat Listrik Baru di Rumah

Membeli alat listrik baru biasanya menyenangkan, tetapi ada satu hal yang sering terlewat: apakah listrik di rumah siap menampungnya. Alat berdaya besar menambah beban pada instalasi yang sudah ada. Bila instalasi tidak siap, hasilnya bisa berupa listrik yang sering padam, kabel yang panas, atau alat yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Mulai dari mengetahui daya alat

Setiap alat listrik memiliki label yang mencantumkan dayanya, biasanya dalam satuan watt, atau kadang ampere. Label ini biasanya ada di badan alat atau di kardus. Catat angkanya sebelum membeli. Alat berdaya kecil seperti kipas atau lampu hanya menyumbang sedikit beban, sedangkan penyejuk ruangan, pemanas air, oven listrik, dan pompa air menyumbang jauh lebih besar.

Daya alat juga dapat berbeda saat mulai menyala. Beberapa alat berisi motor, seperti pompa air, kulkas, atau penyejuk ruangan, menarik listrik lebih besar sesaat ketika baru dinyalakan. Karena itu, margin yang cukup perlu disisakan pada instalasi.

Mengetahui daya listrik rumah

Rumah Anda mendapat daya tertentu dari penyedia listrik, yang dapat dilihat pada meteran atau tagihan. Jumlah seluruh alat yang menyala bersamaan sebaiknya tidak melebihi daya itu. Bila alat baru membuat total kebutuhan mendekati batas, ada dua pilihan: mengatur penggunaan agar tidak semuanya menyala bersamaan, atau mengajukan penambahan daya ke penyedia listrik. Hal ini juga berpengaruh pada tagihan, jadi hitung lebih dulu.

Memeriksa jalur dan kabel

Daya rumah hanya satu sisi. Sisi lainnya adalah kemampuan kabel yang menuju alat. Kabel di dinding dipasang sesuai kebutuhan saat rumah dibangun. Jika rumah dibangun puluhan tahun lalu, kabelnya mungkin dirancang untuk alat yang jauh lebih sedikit dan lebih hemat listrik. Memasang alat berdaya besar pada kabel yang tipis dapat membuat kabel panas.

Karena itu, untuk alat berdaya besar yang akan dipakai terus-menerus, tanyakan kepada teknisi apakah jalurnya cukup. Seringkali alat seperti ini sebaiknya mendapat jalur sendiri langsung dari kotak listrik, supaya tidak berbagi dengan lampu dan stop kontak lain.

Periksa juga kondisi stop kontak yang akan dipakai. Stop kontak tua yang longgar atau menghitam sebaiknya diganti sebelum dipakai untuk alat baru.

Memeriksa kabel pengaman sengatan

Beberapa alat, terutama yang berbadan logam atau yang dekat dengan air seperti mesin cuci, pemanas air, dan pompa, membutuhkan kabel pengaman agar tubuh tidak tersengat bila terjadi kebocoran listrik. Kabel ini sering disebut kabel arde. Periksa buku petunjuk alat. Bila alat memerlukannya, pastikan stop kontak dan kabel di rumah menyediakannya. Jangan menghilangkan kaki ketiga pada colokan hanya karena stop kontak di rumah tidak memilikinya, karena itu menghilangkan perlindungannya.

Memikirkan letak dan sirkulasi

Alat yang menghasilkan panas membutuhkan ruang di sekitarnya agar panas terbuang. Jangan menempatkan alat berdaya besar menempel pada kain atau bahan yang mudah terbakar. Pastikan juga kabelnya tidak terjepit atau terinjak.

Tentukan sejak awal letak stop kontak yang akan dipakai. Kabel yang harus ditarik panjang melintasi ruangan menjadi tersandung dan menambah risiko. Lebih baik menambah stop kontak di dekat alat.

Menyiapkan teknisi

Untuk alat berdaya besar, sebaiknya libatkan teknisi sebelum alat dipasang, bukan setelahnya. Teknisi dapat memeriksa kondisi instalasi, menghitung kebutuhan, dan memasang jalur baru bila diperlukan. Biaya ini biasanya lebih kecil daripada biaya memperbaiki kerusakan akibat instalasi yang tidak siap.

Jangan lupa mencatat perubahan yang dilakukan, misalnya jalur baru dan kabel yang dipakai. Catatan sederhana sangat membantu bila ada perbaikan di kemudian hari.

Kapan sebaiknya menunda pembelian

Bila setelah memeriksa ternyata jalur listrik, kabel, atau stop kontak belum siap, lebih baik menunda pemasangan alat sampai persiapannya selesai. Menunda beberapa hari untuk memperbaiki jalur jauh lebih ringan daripada menghadapi listrik yang sering padam atau kabel yang panas. Anda juga bisa meminta penjual alat atau teknisi memberi gambaran kebutuhan pemasangan sebelum alat dikirim. Dengan persiapan yang cukup, alat baru dapat dipakai dengan tenang dan umur instalasi rumah pun lebih terjaga.

Sebagai pegangan, jangan menganggap alat baru otomatis cocok dengan instalasi lama. Tanyakan, hitung, dan periksa lebih dulu. Langkah kecil di awal ini mencegah masalah yang lebih rumit setelah alat terpasang.

Kesimpulan

Sebelum menambah alat listrik, periksa daya alat, daya rumah, kondisi jalur dan kabel, serta kebutuhan kabel pengaman sengatan. Libatkan teknisi untuk alat berdaya besar.

Bila kebutuhan Anda mencakup kabel listrik baru, Kitani menyediakan berbagai pilihan kabel dari PT Sutanto ArifChandra Elektronik di https://kitani.co.id/.

Related Post

Scroll to Top